Bayi cegukan: apakah berbahaya? Bagaimana cara mengatasinya?

mengatasi-bayi-cegukan

Sebagai orang tua pasti akan sangat bingung dan berpikir bahwa ada yang salah jika melihat bayi cegukan terutama jika hal ini terjadi secara terus-menerus setelah minum ASI atau makan makanan bayi. Padahal, bayi dan cegukan itu tidak bisa dipisahkan. Karena itu merupakan hal alami yang akan dialami oleh setiap bayi dan akan hilang dengan sendirinya. Oleh sebab itulah Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkan tentang hal ini. Meskipun suara cegukan itu mungkin sedikit mengganggu di telinga orang yang mendengarnya. Namun, bayi cegukan itu tidak terlalu berbahaya. Kecuali jika bayi mengalaminya lebih dari satu jam.

Lalu, bagaimana cara mengatasi bayi cegukan?

Ketika Anda akan memberi makan bayi entah berupa ASI atau makanan bayi, sebaiknya suapi sedikit demi sedikit dalam keadaan tenang dan tidak terlalu bersemangat dengan frekuensi makan dan minum lebih sering. Bila perlu usahakan bahwa udara tidak ikut masuk ke dalam tenggorokan. Karena pola makan yang salah bisa menjadi pemicu terjadinya cegukan. Namun perlu diingat bahwa dalam hal ini memberi makanan dan minuman lebih sering bukan berarti bahwa Anda boleh memberinya dengan volume diperbanyak.

Kemudian jika ketika Anda memberi makan dan minum, kemudian bayi cegukan, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menepuk bayi secara perlahan sampai dia merasa rileks. Jika ia sudah merasa nyaman, baru berikan makanan bayi atau minuman lagi. Namun jika hal ini terjadi saat Anda memberinya ASI, maka ubahlah posisi menyusui Anda sampai bayi merasa rileks. Semoga hal ini cukup membantu.

One comment on “Bayi cegukan: apakah berbahaya? Bagaimana cara mengatasinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>