Mencegah “Bayi Kuning”

mencegah bayi kuning

Bayi lahir cukup bulan maupun tidak cukup bulan, kadangkala mengalami jaundice atau kulit berwarna kuning. Bayi kuning memiliki tanda-tanda warna kulitnya menjadi kuning, bagian putih dari bola matanya juga menjadi kuning. Terjadinya bayi kuning disebabkan meningkatnya kadar birilubin dalam darah. Pada bayi yang baru lahir kadar bilirubin meningkat lebih cepat daripada kemampuan hati bayi untuk memecahkan dan membuangnya melalui empedu.

Mencegah bayi kuning dapat dimulai dari proses kehamilan. Pemeriksaan kehamilan secara rutin dan teratur dapat membantu mencegah terjadinya bayi kuning. Ketika melakukan pemeriksaan kehamilan, mintalah pada dokter untuk melakukan pemeriksaan golongan darah dan rhesus darah. Menurut penelitian medis, golongan darah dan rhesus darah dapat digunakan sebagai pendeteksi untuk mencegah bayi kuning.

Karena terjadinya bayi kuning bisa disebabkan adanya perbedaan golongan darah atau rhesus darah antara ibu dan bayi. Apabila diketahui bahwa terjadinya bayi kuning disebabkan perbedaan golongan darah atau rhesus darah antara ibu dan bayi, maka hendaklah dilakukan terapi penyinaran. Karena penyinaran dapat membantu memecahkan kadar birilubin dalam darah. Selain itu ibu hamil disarankan untuk menjaga kesehatan dirinya ketika hamil dan menjaga kebersihan lingkungannya, hal tersebut berguna untuk meminimalisir terjangkitnya janin dari virus-virus yang berbahaya.

Setelah bayi lahir, seorang ibu dianjurkan untuk melakukan perawatan yang intensif pada bayi. Karena perawatan bayi yang baik, dapat mencegah bayi kuning. Mencegah bayi kuning pada bayi yang baru lahir, dapat juga dilakukan dengan cara memberikan ASI sebanyak mungkin, hal tersebut bermanfaat untuk membantu pembuangan bilirubin dalam bentuk feses. Disamping itu, ASI mempunyai kandungan zat yang mampu menekan produksi birilubin dalam darah, sehingga penumpukan birilubin yang menjadi penyebab bayi kuning dapat dihindari. ASI juga mengandung semua zat yang dibutuhkan bayi dengan perbandingan zat yang tepat sehingga mudah dicerna dan diserap oleh usus.

Pada kenyataannya, bayi kuning merupakan hal yang tidak berbahaya, karena bayi yang terkena kuning akan normal kembali dalam waktu satu minggu. Jemurlah bayi kuning pada pagi hari, untuk mendapatkan sinar matahari. Sinar matahari yang efektif untuk terapi bayi kuning adalah sinar matahari yang terdapat pada jam 7 sampai jam 9 pagi. Sinar matahari tersebut dapat membantu memecahkan kadar birilubin pada tubuh bayi.

Bila bayi kuning lebih dari satu minggu, segera bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Karena birilubin yang meningkat pesat dapat berakibat fatal bagi tubuh bayi. Kadar birilubin yang terlalu tinggi dapat merusak sel-sel otak. Dampak jangka pendek dari meningkatnya kadar birilubin adalah bayi akan mengalami kejang-kejang, sedangkan dampak dalam jangka panjang adalah bayi bisa mengalami cacat neurologis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>