Bagaimana Cara Mengatasi Bayi Diare?

mengatasi bayi diare

Salah satu penyakit yang sering menyerang kesehatan bayi adalah diare. Jika feses bayi cair dan frekuensi buang air besar meningkat dari kondisi normalnya, maka itu pertanda bayi diare. Pada saat bayi diare, dia mengeluarkan banyak cairan, oleh sebab itu harus dijaga supaya bayi tidak sampai mengalami dehidrasi. Bagaimana cara mengatasi diare yang menyebabkan dehidrasi ini? Bayi harus tetap minum entah ASI, susu formula maupun air putih. Sebaiknya tidak memberikan susu formula yang mengandung laktosa pada saat bayi diare. Bayi minimal harus mengonsumsi satu gelas air per berat tubuhnya. Jadi kalau berat bayi 4 kg maka minimal dia harus diberi cairan 4 gelas selama satu hari.

Pada saat bayi diare, pemberian ASI memang tetap penting untuk dilakukan. Selain mengganti cairan yang hilang, ASI bermanfaat untuk mencegah kekurangan gizi. Berikan ASI secara perlahan namun frekuensinya meningkat daripada biasanya. Setiap pemberian ASI bisa dilakukann selama 10 hingga 20 menit. Apabila bayi sudah bisa makan makanan padat, maka tetap berikan makanan yang mudah dicerna seperti buah pisang dan bubur. Hal ini bisa menjadi cara untuk mengatasi diare pada bayi.

Apabila diare yang dialami bayi cukup parah maka cairan bisa diberikan melalui selang infus. Pemberian obat dan oralit untuk bayi harus dikonsultasikan dengan dokter. Oralit yang dibuat sendiri dari campuran garam dan gula ke dalam air lebih aman dibandingkan oralit di apotek. Namun hal tersebut sebaiknya tetap dikonsultasikan pada dokter. Sedangkan obat-obatan pabrik yang untuk mengatasi diare bisa berbahaya untuk bayi karena bisa menghambat proses pembuangan bakteri penyebab diare melalui tinja.

Usaha untuk mengatasi diare tersebut perlu dilakukan hingga penyakit diare benar-benar sembuh. Perhatikan pula kebersihan benda-benda dan lingkungan di sekitar bayi seperti misalnya alat makan bayi dan mainannya. Kondisi yang tidak bersih bisa menghambat penyembuhannya. Namun tidak perlu khawatir tatkala bayi diare karena hal ini sangat umum. Yang terpenting bayi selalu diberikan minuman dan makanan. Kira-kira membutuhkan waktu selama kurang lebih 10 hari hingga kesehatan bayi pulih. Jika tidak sembuh dan bahkan fesesnya berdarah maka sang bayi harus segera dibawa ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>