Tips Berhubungan Seks Saat Hamil

seks saat hamilAda banyak orang mengasumsikan bahwa berhubungan seks saat hamil tidak diperbolehkan. Hal ini tidak benar, berhubungan seks saat hamil merupakan hal yang dianjurkan hanya saja harus diketahui kondisi kesehatan saat hamil. Berikut ini beberapa tips berhubungan seks yang bisa dilakukan pada saat hamil sesuai dengan usia kehamilan Anda.

Untuk usia kehamilan pada bulan pertama hingga bulan ketiga, aktifitas seks saat hamil hendaknya memang dikurangi. Karena pada usia kehamilan pertama hingga tiga bulan adalah proses pembentukan janin. Jika pada saat ini Anda melakukan hubungan seks, dikhawatirkan akan terjadi keguguran pada janin. Melakukan hubungan intim memang diperbolehkan asalkan kondisi sang ibu saat hamil dalam keadaan benar-benar sehat.

Sebelum melakukan hubungan suami istri hendaknya konsultasikan diri ke dokter kandungan. Hal ini berguna untuk mengetahui apakan Anda memiliki penyakit atau mengandung resiko keguguran. Pada saat bertemu dengan dokter lebih baik ajak serta suami Anda agar dia juga mengetahui kesehatan Anda. biasanya dokter juga akan menerangkan berhubungan seks seperti apa yang bisa Anda berdua lakukan.

Pada usia kehamilan menginjak masa lima hingga tujuh bulan, aktifitas seks bisa dilakukan sebagaimana biasa hanya saja hindari posisi seks yang berbahaya bagi ibu dan janin. Posisi missionary yaitu wanita dibawah dan lelaki diatas hendaknya tidak dilakukan, sebab wanita akan menahan berat beban. Jika ingin melakukan hubungan seks pilih posisi dari belakang namun harus tetap hati-hati, usahakan untuk tidak melakukan penetrasi terlalu kuat karena dikhawatirkan akan menyakiti wanita.

Setelah memasuki usia kedelapan aktifitas berhubungan intin boleh ditambah karena akan dapat membantu kelancaran proses persalinan. Pada saat orgasme, otot sekitar pinggul akan mengalami ketegangan dan kemudian melemas. Secara tidak langsung terjadi latihan tubuh terutama sekitar pinggul dan akan membantu pada saat persalinan nanti. Yang harus diperhatikan adalah posisi seks yang benar saat berhubungan karena pada saat ini perut wanita sudah semakin membesar dan tentu saja akan menyusahkannya bergerak. Oleh karena itu pillihlah posisi seks yang tidak terlalu banyak membuat gerakan seperti posisi berlutut. Pada posisi ini wanita berada dibawah dan lelaki menggunakan lutut untuk menahan berat tubuhnya. Penetrasi bisa dilakukan dengan lebih santai dan istripun tidak terbebani dengan berat tubuh suami.

Jika ternyata pada saat hamil istri sering sakit dan lemah hal ini adalah wajar dan tentu saja kegiatan berhubungan intim akan sulit dilakukan. Namun sebagai seorang suami hendaknya tidak perlu kecewa dengan keadaan ini. Sebenarnya berhubungan seks tidak hanya terpaku pada aktifitas seks, Anda bisa menggantinya dengan kegiatan lain seperti memijat tubuh pasangan Anda. pemijatan akan memberikan efek santai dan menenangkan. Selain itu memberikan ciuman juga termasuk dari hubungan seks yang romantis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>